KEGIATAN SETELAH PENSIUN


Oleh : Soebroto

Yogyakarta





Setelah pensiun dari BRI saya harus berpikir lagi apa kira kira kegiatan yang akan saya laksanakan,. untuk bekerja lagi mungkin sudah capai dan yang jelas mau merdeka. Habis sudah hampir 30 tahun terjajah he he he.

Maksud saya terjajah saya harus bangun sebelum jam 7.00 pagi, mandi, ganti pakaian, memakai dasi, berangkat kekantor, terus duduk dikursi yang besar mejanya juga hampir sama dengan meja makan kan tidak bebas. Menurut pikiran saya kalau saya bekerja lagi sama saja ibarat habis dijajah Belanda ganti dijajah Jepang kan tidak lucu (ini khusus untuk saya lho he he he).

Untung saya sejak dulu mempunyai hobby yang gratis tetapi cukup dapat mengisi hidup saya sambil antri menunggu giliran he he he (semua kan ya antri menunggu giliran kan).

Hobby saya yang gratis tersebut adalah :


Amatir Radio

Amatir radio inilah yang menyebabkan e mail saya memakai yc2vip, huruf tersebut merupakan call sign saya di ORARI. Perlu anda ketahui bahwa call sign ini dikalangan Amatir radio merupakan nama yang dihormati, karena diseluruh dunia hanya satu itu saja callsign yang ada. Kalau nama Soebroto mungkin ribuan di Indonesia ini tetapi yc2vip hanya satu diseluruh dunia ini (nggaya ya !! ).

Biasanya kalau sudah berhubungan kita mengirimkan bukti komunikasi atau istilahnya QSL Card, lha disini keistimewaan call sign tersebut. Apabila kita tidak tahu alamat ybs. kita dapat mengirimkan ke buro QSL di Indonesia nanti buro QSL mengirim kenegara ybs dan biro dinegara tersebut yang akan mengirim kealamatnya. Dan ini tidak akan keliru ketempat lain karena call sign hanya satu diseluruh dunia. Kalau sekarang sudah banyak bantuan untuk mencari alamat ybs misalya memakai QRZ.com secara on line yang mendaftar alamatnya sudah tercantum atau Call Book Internasional.

Dalam kegiatan ini kita dapat ngobrol dengan teman dari Medan, Manado dan Jayapura seperti kumpul kumpul disatu meja (dalam kegiatan Amatir radio disebut round table QSO), sambil makan jagung bakar, dan minum kopi tetapi di rumah masing masing. Bukan cuma dengan teman teman di Indonesia saja tetapi dapat dengan teman dari Skandinavia, Tokyo, Yohanesburg dan Melbourne seakan akan kumpul dalan satu meja saja, asyik kan, gratis lagi.

Untuk komunikasi tidak harus bicara pakai mulut (istilahnya phone) tetapi bisa pakai code morse atau digital mode.Untuk pengiriman kode morse kita mengetuk memakai kunci morse kemudian lawan akan mendengarkan ketukan tersebut dan langsung tahu apa artinya. Sedang dalam digital mode kita mempergunakan komputer dan kita mengetik di key board selanjutnya oleh komputer diterjemahkan dalam kode kode tertentu dan dipancarkan lewat radio,.lawan nanti akan menerima pancaran tersebut melalui radionya masuk ke komputer terus diterjemahkan menjadi tulisan .Dalam kegiatan digital mode ini bukan hanya tulisan saja yang dapat dikirimkan tetapi dapat juga gambar istilahnya SSTV (slow scan tele vision).

Ya dengan kegiatan demikian ini saya mempunyai banyak teman tetapi belum pernah melihat orangnya, ada juga dari Glasgow dan Thailand yang seakan akan sudah kawan akrab tetapi yaitu lihat orangnya belum tetapi kalau lihat gambarnya sudah karena sudah dikirimi gambar lewat SSTV (asyik kan)..


Hobby Tanaman :

Hoby tanaman ini sudah saya lakukan sejak muda (memangnya sekarang sudah tua he he he). Ketika masih sekolah SMP saya sudah mengkoleksi kaktus dan cukup banyak koleksi saya tetapi setelah pindah sekolah dilain kota habis semua tanaman tersebut karena tidak ada yang bisa merawatnya.

Koleksi selanjutnya pada waktu saya sudah bekerja di BRI di Jogja berupa tanaman anggrek, saya mulai dari membuka bibit dari botol tanaman berhasil hidup.Tetapi kan anda tahu kalau anggrek itu memerlukan waktu yang lama untuk berbunga, sehingga sebelum berbunga saya sudah dipindah ke luar Jawa. Terpaksa anggrek saya tinggalkan dan anda sudah menduga kan kalau akhirnya mati hampir semua karena tidak ada yang bisa merawatnya. Anggrek tersebut saat ini masih tertinggal 2 batang masih saya pelihara usianya sudah hampir 30 tahun.

Dengan bekal hobi tanaman tersebut setelah pensiun ya saya teruskan, yang jelas sudah tidak pindah lagi jadi bisa merawatnya.

Saya memang biasanya mulai dari tanaman bibit kalau anggrek ya dari botol kalau tanaman lain juga yang masih kecil, saya pelihara tanaman kecil tersebut kalau mati kan belinya murah he he he.

Sampai saat ini koleksi saya berupa : Anggrek, Anthurium, Nephentes (yang dikirim dari hasil kultur jaringan putranya Pak Maradi M.Thaib) dan lain lain tanama yang aneh aneh tetapi yang harganya waktu beli murah (walaupun saat ini jadi mahal).

Bebarapa bulan yang lalu anak saya “menugaskan” saya untuk mengikuti kursus Kultur Jaringan dan saat ini saya sedang menunggu buah anggrek mau saya botolkan sendiri, laboratorium sudah dibuat seadanya (dari aquarium bekas yang dimodifikasi), dan peralatan lain juga hasil modifikasi he he he. Kalau nanti pembibitan Anggrek sudah berhasil baru mulai tahap berikutnya yaitu memperbanyak tanaman melalui kultur jaringan. Prisip saya bukan hanya Insinyur Pertanian saja yang bisa menanam tanaman.

Internetan

Kegiatan lain yang gratis adalah internetan, kebetulan anak saya ada sedikit pengetahuan masalah IT, sehingga dirumah dipasang antene dan bisa mengakses internet secara gratis. Kalau hujan, sehingga saya tidak bisa komunikasi radio dan membongkar bongkar pot juga susah karena hujan ya kegiatan saya menghidupkan komputer browsing mencari cerita humor atau gambar gambar indah (bukan gambar porno lho !!).

Kadang kadang ya ngobrol melalui tulisan dengan saudara saudara yang juga pasang internet dikantornya.Maklum kalau dirumah biasanya tidak pasang karena harus bayar kalau dikantor kan dibayari kantor.

Demikianlah kegiatan saya setelah pensiun dari BRI semua cari yang gratis.